Hikmah Sedekah dan Salat Dhuha

Apa saja sih hikmah yang kita bisa dapatkan dengan sedekah dan salat dhuha? Barangkali kesaksian Bapak Suryadi Wibowo ini bisa jadi motivasi buat kita agar lebih gemar sedekah dan shalat dhuha. Cerita ini saya kutip dari wisatahati.com. Berikut penuturannya:

Saya pegawai swasta dengan gaji Rp.2.740.000 dengan istri dan anak 1 umur 3.5 tahun, sementara hutang-hutang saya banyak kurang lebih 3 juta lebih yg harus saya angsur. Intinya saya kekurangan untuk sehari-hari krn masih minus, akhirnya saya melakukan sedekah dan sholat Dhuha walau berat rasanya.

Membeli Jodoh Dengan Sedekah

Keajaiban sedekah memang tak pernah ada habisnya termasuk masalah jodoh. Ada testimoni sedekah tentang jodoh. Datanglah seorang perempuan yang umurnya 37 tahun. Si perempuan ngomong begini, “Ustadz, cari jodoh susah ya?”

“Makanya, jodoh jangan dicari, tapi dibeli!” Dia pun tertawa.
“Beli di mana, Ustadz? Emang ada yang jualan jodoh?” tanyanya.
“Ada!”
“Siapa?”

Menjadi Kaya dengan Sedekah

Harta itu sungguh tidak berkurang dengan sedekah (HR. Muslim dan Tirmidzi). Sepintas, hadist tersebut terasa paradoks. Dalam logika materi, sesuatu yang diambil pasti berkurang nilainya. Demikian juga dengan harta. Ketika disedekahkan, pasti juga berkurang. Lalu apakah sabda Rasul di atas bertentangan dengan logika ini padahal beliau berbicara tentang materi? Apakah Beliau berbicara tentang suatu yang absurd? 

Jelas tidak. Jangan-jangan logika yang dangkal membuat pandangan kita menjadi dangkal pula. Bukankah selama ini kita sering tertipu oleh logika dangkal dalam memandang banyak persoalan, meski biasanya kesadaran akan muncul di saat semua sudah terjadi.

Mengangkat Derajat Dengan Sedekah Yang Nendang

Sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri. Saya dan istri adalah seorang karyawan/karyawati di perusahaan swasta. Selama 15 tahun bekerja kami selalu kekurangan. Tanggal 1 gajian tanggal 20 sudah tidak punya uang. Tadinya saya berpikir dengan istri juga bekerja kehidupan kami akan membaik. Ternyata tidak, hutang kami malah dimana-mana.

Di akhir thn 2008 saya mengenal ustad Yusuf Mansyur melalu internet. Saya jalankan semua yang disarankan ustad. Sedekah yang nendang kata ustad mansyur saya praktekan.  1 bulan gaji saya serahkan semua tanpa sepengetahuan istri. Sudah dipastikan tagihan rumah, tagihan motor, tagihan kartu kredit, tagihan pinjaman bank akan menjerit semua karena saya tidak bayarkan.

Sedekah Pangkal Kaya: Menjadi Lebih Kaya Dengan Sedekah


Apa betul sedekah itu pangkal kaya? Mungkin terdengar aneh, sedekah kok malah bikin kaya. Bukannya sedekah itu kan buang duit/harta, kalo mau kaya ya harus banyak  menabung dunk! Hmm...saya maklum kalau ada yang protes karena sejak SD kita sudah didoktrin bahwa hemat pangkal kaya. 

Secara nalar memang tidak mungkin kita bisa kaya dengan bersedekah, bahkan ada orang yang menunggu menjadi kaya dulu baru mau bersedekah. Saya yakin orang yang seperti ini pasti akan lupa bersedekah jika sudah menjadi kaya nanti hehehe...

Ternyata Keajaiban Sedekah Bersifat Universal

Ternyata keajaiban sedekah itu bersifat universal. Keajaiban sedekah ternyata berlaku pula untuk non muslim. To give in order to get.  Joe Vitale, penulis Spiritual Marketing mendapati bahwa semakin dia rela memberi (bersedekah) semakin banyak apa yang dia sumbangan itu kembali kepada dirinya dengan berlipat-lipat. Kalu dia nyumbang uang, maka (biasanya) akan datang uang. Kalau tenaga, maka akan kembali banyak bantuan. Kalau ilmu, maka akan kembali lebih banyak ilmu. Mereka menemukan bahwa "to give in order to get" adalah suatu hukum universal.

Sebentar, masih menurut orang-orang tersebut, hanya sedekah yang tulus lah yang akan menggetarkan semesta. Jadi tidak semua pemberian akan memberikan efek pengembalian yang diharapkan. Tentu saja ini bukan sok merasa lebih tahu tentang cara yang disukai Tuhan, ini adalah berbagi pengalaman apa yang mereka rasakan. Kisah-kisah mereka dikumpulkan dalam e-book "The Greatest Money-Making Secret in History!".

Berikut ini cara bersedekah (menyumbang) yang mereka rasakan mampu menggetarkan spiritualitas mereka :

Sedekah Yang Harus Kita Sesali

Kisah  tentang sedekah memang tak pernah ada habisnya. Kisah tentang sedekah yang harus kita sesali ini mungkin bisa jadi renungan kita bersama. Diriwayatkan, seorang shahabiyah (kalangan sahabat Nabi dari perempuan) baru saja kehilangan suaminya.

Setelah upacara pemakaman, masih dengan suasana hati yang diliputi duka cita, ia mendekat ke sisi Nabi SAW dan bertanya dengan setengah berbisik, "Ya Rasulullah, di detik-detik menjelang kepergian suamiku, dalam sekaratnya ia memberikan isyarat supaya aku mendekat. Akupun mendekatkan diri kepadanya, untuk mendengarkan apa yang akan dikatakannya.
 
Support : Sholat Dhuha Kunci Rezeki | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Keajaiban Sedekah - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger