Kita sudah belajar matematika dasar sedekah, dimana setiap kita bersedekah Allah menjanjikan minimal pengembalian sepuluh kali lipat (walaupun ada di ayat lain di mana Allah menyatakan akan membayar 2 kali lipat).
Coba Jajal Sedekah 10%
Saudara sudah belajar, bahwa sedekah 2,5% itu tidaklah cukup. Ketika diterapkan dalam kasus seorang karyawan yang memiliki gaji 1 juta dan pengeluarannya 1,5 juta, maka dia hanya mendapatkan pertambahan 250 ribu, yang merupakan perkalian sedekah 2,5% dari 1 juta dikalikan sepuluh. Sehingga "skor" akhir, pendapatan dia hanya berubah menjadi Rp. 1.225.000. Masih cukup jauh dari kebutuhan dia yang 1,5 juta.
Coba jajal sedekah sebesar 10%. Maka akan diperoleh:
Coba jajal sedekah sebesar 10%. Maka akan diperoleh:
Sedekah 2,5% Itu Cukup Kalau.....
Setiap perbuatan pasti ada balasannya. Dan satu hal yang saya kagumi dari matematika Allah, bahwa Spiritual Values,ternyata selalu punya keterkaitan dengan Economic Values. Kita akan bahas pelan-pelan sisi ini, sampe kepada pemahaman yang mengagumkan tentang kebenaran janji Allah tentang perbuatan baik dan perbuatan buruk.
Kita sedang membicarakan bahwa sedekah 2,5% itu tidaklah cukup.
Kita sedang membicarakan bahwa sedekah 2,5% itu tidaklah cukup.
Sedekah 2,5% Tidaklah Cukup
Saudaraku, barangkali sekarang ini zamannya minimalis. Sehingga ke sedekah juga hitung-hitungannya jadi minimalis. Angka yang biasa diangkat, 2,5%. Kita akan coba ilustrasikan, dengan perkalian sepuluh kali lipat, bahwa sedekah minimalis itu tidak punya pengaruh yang signifikan.
Contoh berikut ini, adalah contoh seorang karyawan yang punya gaji 1 juta. Dia punya pengeluaran rutin sebesar 1,5 juta. Kemudian dia bersedekah 2,5% dari penghasilan yang 1 juta itu. Maka kita dapat perhitungannya sebagai berikut:
Contoh berikut ini, adalah contoh seorang karyawan yang punya gaji 1 juta. Dia punya pengeluaran rutin sebesar 1,5 juta. Kemudian dia bersedekah 2,5% dari penghasilan yang 1 juta itu. Maka kita dapat perhitungannya sebagai berikut:
Matematika Dasar Sedekah
Matematika Allah memang beda dengan matematika manusia. Apa yang kita lihat dari matematika di bawah ini?
10 - 1 = 19
Pertambahan ya? Bukan pengurangan?
Kenapa matematikanya begitu?
Matematika pengurangan darimana?
Kok ketika dikurangi, hasilnya malah lebih besar?
Kenapa bukan 10-1 = 9?
Ketika Sedekah Berbuah Jodoh
Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman. “Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebagian rizki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi atau terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan persahabatan. (Ibrahim:31)
Jika hidup ini adalah keajaiban, saya adalah termasuk orang yang beruntung diperkenankan oleh Alloh SWT untuk menyaksikan keajaiban itu. Keajaiban itu adalah untuk yang kesekian kalinya menyaksikan maupun mempertemukan orang dengan jodohnya.
Jika hidup ini adalah keajaiban, saya adalah termasuk orang yang beruntung diperkenankan oleh Alloh SWT untuk menyaksikan keajaiban itu. Keajaiban itu adalah untuk yang kesekian kalinya menyaksikan maupun mempertemukan orang dengan jodohnya.
Jamaah Haji Dapat Uang Sedekah
Sebanyak 325 jemaah haji asal Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) yang tergabung dalam kloter 4 embarkasi Aceh (BTJ), masing-masing menerima uang sedekah sebesar 1.200 riyal saat berada di Mekah, Arab Saudi. Uang sedekah itu diluar uang living cost yang dikeluarkan pemerintah sebesar 1.500 riyal untuk jemaah haji Indonesia. Sehingga, setiap jemaah asal NAD mengantongi bekal minimal 2.700 riyal selama pelaksanaan haji di Arab Saudi.
Uang sedekah itu berasal dari Habib Buja’ Al Asyi, seorang pengurus wakaf pemondokan yang dahulu dimiliki para orang Aceh yang pernah berhaji di Mekah. ’’Selain itu dapat buku-buku. Sedekah ini didapat dari Habib Buja’ Al Asyi. Per orang dapat 1200 riyal,’’ kata Ketua Kloter 4 Jemaah Haji Embarkasi Aceh, Teuku Anas, di pemondokan jemaah haji asal Aceh di wilayah Bakhutmah, Mekah, belum lama ini.
Uang sedekah itu berasal dari Habib Buja’ Al Asyi, seorang pengurus wakaf pemondokan yang dahulu dimiliki para orang Aceh yang pernah berhaji di Mekah. ’’Selain itu dapat buku-buku. Sedekah ini didapat dari Habib Buja’ Al Asyi. Per orang dapat 1200 riyal,’’ kata Ketua Kloter 4 Jemaah Haji Embarkasi Aceh, Teuku Anas, di pemondokan jemaah haji asal Aceh di wilayah Bakhutmah, Mekah, belum lama ini.






