Mengangkat Derajat Dengan Sedekah Yang Nendang

Sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri. Saya dan istri adalah seorang karyawan/karyawati di perusahaan swasta. Selama 15 tahun bekerja kami selalu kekurangan. Tanggal 1 gajian tanggal 20 sudah tidak punya uang. Tadinya saya berpikir dengan istri juga bekerja kehidupan kami akan membaik. Ternyata tidak, hutang kami malah dimana-mana.

Di akhir thn 2008 saya mengenal ustad Yusuf Mansyur melalu internet. Saya jalankan semua yang disarankan ustad. Sedekah yang nendang kata ustad mansyur saya praktekan.  1 bulan gaji saya serahkan semua tanpa sepengetahuan istri. Sudah dipastikan tagihan rumah, tagihan motor, tagihan kartu kredit, tagihan pinjaman bank akan menjerit semua karena saya tidak bayarkan.

Sedekah Pangkal Kaya: Menjadi Lebih Kaya Dengan Sedekah


Apa betul sedekah itu pangkal kaya? Mungkin terdengar aneh, sedekah kok malah bikin kaya. Bukannya sedekah itu kan buang duit/harta, kalo mau kaya ya harus banyak  menabung dunk! Hmm...saya maklum kalau ada yang protes karena sejak SD kita sudah didoktrin bahwa hemat pangkal kaya. 

Secara nalar memang tidak mungkin kita bisa kaya dengan bersedekah, bahkan ada orang yang menunggu menjadi kaya dulu baru mau bersedekah. Saya yakin orang yang seperti ini pasti akan lupa bersedekah jika sudah menjadi kaya nanti hehehe...

Ternyata Keajaiban Sedekah Bersifat Universal

Ternyata keajaiban sedekah itu bersifat universal. Keajaiban sedekah ternyata berlaku pula untuk non muslim. To give in order to get.  Joe Vitale, penulis Spiritual Marketing mendapati bahwa semakin dia rela memberi (bersedekah) semakin banyak apa yang dia sumbangan itu kembali kepada dirinya dengan berlipat-lipat. Kalu dia nyumbang uang, maka (biasanya) akan datang uang. Kalau tenaga, maka akan kembali banyak bantuan. Kalau ilmu, maka akan kembali lebih banyak ilmu. Mereka menemukan bahwa "to give in order to get" adalah suatu hukum universal.

Sebentar, masih menurut orang-orang tersebut, hanya sedekah yang tulus lah yang akan menggetarkan semesta. Jadi tidak semua pemberian akan memberikan efek pengembalian yang diharapkan. Tentu saja ini bukan sok merasa lebih tahu tentang cara yang disukai Tuhan, ini adalah berbagi pengalaman apa yang mereka rasakan. Kisah-kisah mereka dikumpulkan dalam e-book "The Greatest Money-Making Secret in History!".

Berikut ini cara bersedekah (menyumbang) yang mereka rasakan mampu menggetarkan spiritualitas mereka :

Sedekah Yang Harus Kita Sesali

Kisah  tentang sedekah memang tak pernah ada habisnya. Kisah tentang sedekah yang harus kita sesali ini mungkin bisa jadi renungan kita bersama. Diriwayatkan, seorang shahabiyah (kalangan sahabat Nabi dari perempuan) baru saja kehilangan suaminya.

Setelah upacara pemakaman, masih dengan suasana hati yang diliputi duka cita, ia mendekat ke sisi Nabi SAW dan bertanya dengan setengah berbisik, "Ya Rasulullah, di detik-detik menjelang kepergian suamiku, dalam sekaratnya ia memberikan isyarat supaya aku mendekat. Akupun mendekatkan diri kepadanya, untuk mendengarkan apa yang akan dikatakannya.

Ketika Sedekah Berbuah Laptop

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. Pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Ia kehendaki. Dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah:261 ).

Sudah dari dulu sebenarnya, saya ingin memiliki sebuah laptop. Namun jujur saja, ditengah ekonomi yang seperti ini rasa-rasanya agak sulit keinginan ini untuk tercapai. Bisa saja sih tercapai, tetapi butuh waktu yang cukup lama untuk mewujudkannya.
Saya berkuliah di Jakarta. Biaya hidup di kota metropolitan ini sudah tentu sangat besar bagi orang sekelas saya. Namun, Alhamdulillah, toh saya sampai hari ini juga masih bisa tinggal di kost-an yang nyaman dan untuk makan pun saya tidak mengalami kesulitan.

Mengembalikan Kebahagiaan Yang Hilang Dengan Sedekah

Seringkali kehidupan Luqman terasa hampa, padahal segala cara sudah dilakukan untuk membahagiakan hati seperti pergi Rekreasi bersama keluarga dan menonton segala macam hiburan. Tapi tetap saja ada sesuatu yang hilang dari dalam hati ini.

Padahal Luqman hidup sangat berkecukupan, tinggal di komplek mewah sebuah Residence. Dia merasa ada ruang kosong yang rasanya tidak pernah bisa terisi. Sampai suatu hari Luqman bertemu dengan seorang ibu yang menangis terisak di pinggir jalan saat Luqman pulang dari olahraga pagi.


Penasaran, Luqman menanyakan apa yang terjadi. Ternyata ibu ini

Antara Sedekah, Riya dan Malaikat Gadungan

Teruslah mengajak orang-orang bersedekah. Dan jangan pernah Anda pusingkan pendapat orang lain yang menuduh Anda riya, ujub, dan sombong. Ah, sejak kapan dia jadi malaikat? Tahu dari mana dia, isi hati Anda? Menurut saya, akan jauh lebih baik Anda:
- lupakan malaikat gadungan itu
- luruskan niat
- teruslah bersedekah
- teruslah mengajak orang-orang untuk bersedekah

KETIKA ANDA MENUDUH ORANG LAIN RIYA...
 
Support : Sholat Dhuha Kunci Rezeki | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Keajaiban Sedekah - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger